Unhas Jalin Kerja Sama Lintas Negara, Fokus Transformasi Digital dan Internasionalisasi
MAKASSAR, BERANDANEWS.NET – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil bagian dalam kolaborasi lintas negara berbasis transformasi digital bersama Dalian Ocean University, Universitas Riau, Universitas Lambung Mangkurat, serta Indonesia Digital Leadership Association.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Senin (13/4). Kolaborasi tersebut menitikberatkan pada penguatan transformasi digital dan peningkatan eksposur internasional antar institusi.
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata. Ia menekankan pentingnya implementasi nyata yang berdampak langsung bagi pengembangan tridarma perguruan tinggi.
“Kerja sama ini diharapkan dapat diturunkan ke dalam program-program strategis yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Delegasi Dalian Ocean University dipimpin oleh Zheng Peng. Sementara itu, perwakilan dari Universitas Riau adalah Sofyan Husein Siregar, Universitas Lambung Mangkurat diwakili Yusuf Azis, dan Indonesia Digital Leadership Association oleh Grace Heny Mardjianto.
Turut hadir pula perwakilan pemerintah dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Ronaldo Aditya.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas, Adi Maulana, menjelaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat mobilitas akademik, baik mahasiswa maupun dosen.
Menurutnya, program pertukaran mahasiswa ke Tiongkok menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pengalaman internasional sekaligus memperluas jejaring global.
“Peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen akan berkontribusi pada penguatan kapasitas akademik serta reputasi global perguruan tinggi,” jelasnya.
Unhas menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional hingga sekitar 800 orang dalam beberapa tahun ke depan. Target ini didukung oleh percepatan transformasi digital yang telah berjalan dalam tiga tahun terakhir.
Berbagai layanan akademik dan administrasi kini telah terintegrasi secara digital guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas layanan institusi.
Kolaborasi lintas institusi ini juga mencerminkan pergeseran paradigma kerja sama perguruan tinggi, dari yang bersifat simbolik menjadi berbasis output dan dampak nyata bagi pengembangan institusi secara berkelanjutan.







