Yayasan Hadji Kalla Gelar Khitanan Massal Gratis, Berhasil Jaring 225 Anak

MAKASSAR, BERANDANEWS.NET, — Yayasan Hadji Kalla melalui Bidang Kemanusiaan, Lingkungan dan Kesehatan bekerjasama dengan BKKBN Kab. Jeneponto menggelar Program Khitanan Massal untuk anak-anak dari keluarga dhuafa. Berlamgsung di Desa Banrimanurung, tepatnya di SD Bisoli, Kec. Bangkala Barat, Kab. Jeneponto, (25-26/6/23).

Kegiatan khitanan massal ini mengangkat tema Si Anak Sehat (Program Kesehetan Ibu dan Anak), dimana Yayasan Hadji Kalla akan menggabungkannya dengan program pencegahan stunting. Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh bidang Kemanusiaan dan Lingkungan, Yayasan Hadji Kalla. Program ini berhasil dilaksanakan dan menjaring 255 anak dari kalangan dhuafa untuk dikhitan. Sama seperti tahun-tahun sebelumya, Khitanan massal Yayasan Hadji Kalla ini bekerja sama dengan Cranial Sehat Indonesia sebagai implementor yang beranggotakan dokter dan perawat profesional yang telah berpengalaman dalam berbagai kegiatan utamanya sirkumsisi atau yang lebih dikenal dengan sunat.

Manager Bidang Kemanusiaan, Lingkungan & Kesehatan Yayasan Hadji Kalla, Sapril Akhmady menjelaskan bahwa program khitanan massal ini menyasar anak-anak dari kalangan dhuafa, “Program khitanan kita ini menyasar ke warga yang tidak mampu, di mana kita tau sendiri bahwa banyak warga dari kalangan menengah kebawah yang membutuhkan layanan kesehatan terutama layanan khitanan untuk anak-anak mereka. Kita juga membagikan bibit pohon kepada peserta di mana ini menjadi bagian dari kampanye hijau yang dilakukan oleh KALLA, di mana nantinya pembagian pohon ini akan diintegrasikan ke hampir semua program yang ada di Yayasan Hadji Kalla”, jelasnya.

Program khitanan massal ini menjadi berbeda dari sebelumnya karena Yayasan Hadji Kalla berkolaborasi dengan Balai Pembenihan Tanaman Hutan, untuk menyediakan bibit pohon salam dan sirsak yang akan dibagikan kepada para anak-anak peserta khitanan.

“Pesan pertama yang mau kita sampaikan adalah tentang siklus hidup yang sekarang sudah terlupakan, di mana dulu kita ada tradisi setiap ada perayaan terhadap sesuatu, maka akan ditandai dengan menanam pohon. Proses khitanan ini adalah salah satu dari bagian siklus hidup anak-anak yang harus dirayakan dengan menanam pohon, hal ini yang mau kita ajarkan ke anak-anak kita agar bisa lebih menghargai lingkungan sejak dini”, pungkas Sapril.

Sementara itu, Imran yang merupakan perwakilan BKKBN Jeneponto menyampaikan apresiasinya kapada pihak Yayasan Hadji Kalla atas kolaborasi yang bisa terbangun untuk program khitanan dhuafa ini, “Saya mewakili tim BKKBN Jeneponto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Hadji Kalla karena bisa membangun kerjasama untuk program khitanan dhuafa hari ini, kami dari pihak BKKBN menjadi mitra untuk menjaring dan mendata anak-anak dhuafa yang hari ini kita khitan, harapan kami semoga lewat program ini, warga bisa semakin terbantu karena anak-anaknya bisa mendapatkan layanan khitan secara gratis”, tuturnya.

Ibu Jamilah, orang tua dari salah satu anak menyampaikan bahwa Ia telah lama menunggu program khitan gratis ini, Ia membawa anaknya untuk disunat. “Iye pak, memang sudah lami-mi ini kita tunggu ada kegiatan sunatan massal, apalagi memang sekarang biaya sunat itu mahal pak, saya punya tiga orang anak pak, semuanya laki-laki. Alhamdulillah hari ini bisa ikut sunat gratis, terima kasih banyak juga untuk bapak-bapak yang di Yayasan Kalla sudah adakan program ini, kami bisa sangat terbantu, terima kasih banyak pak”, paparnya.

Program khitanan massal ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Yayasan Hadji Kalla setiap tahunnya. Lewat program ini diharapkan bisa banyak membantu masyarakat dari kalangan dhuafa untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan berupa khitan untuk anak-anaknya yang tentu bisa meringankan beban masyarakat. (*/rls)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button