Trending

Respons Pembakaran Dua Asrama Mahasiswa, Plt Gubernur Sulsel Tetaskan Bukan Konflik Suku

Merespons pembkaaran dua asrama mahasiswa di Kota Makassar oleh orang-tak-dikenal, Andi Sudirman menegaskan bukan konflik suku.

MAKASSAR, BERANDANEWS.NET Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pertikaian mahasiswa di Kota Makassar, bukalah konflik suku. Melainkan konflik antar organisasi mahasiswa.

“Jadi ingat, ini tidak ada hubungannya dengan antar kedua suku (LuwuBone) yang ada di Makassar. Cuman beberapa orang memang sering menyeret ke situ,” tegas Sudirman Gubernur Sulsel, Senin (29/11/2021).

Konflik di ketahui, organisasi daerah (organda), yakni Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (Ipmil) dan Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Kepmi) Bone, juga sudah di pertemukan. Sudirman mengaku telah melakukan pertemuan kepala daerah dan perwakilan organda Ipmil dan Kepmi.

Baca juga: Kado HUT ke-416 Selayar, Plt Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keuangan Rp10 Milir

Kalau ada orang yang sengaja membawa masalah pribadi ke dalam masing-masing internal organda. Sudirman mengaku akan melakukan langkah tegas, jika kembali melakukan bentrok untuk mempermalukan masyarakat sulsel.

“Saya sudah minta petinggi kampus untuk memberikan sanksi tegas. Kalau perlu langsung drop out (DO) bagi yang melanggar,” tandasnya.

Selain itu, Sudirman mengharap seluruh masyarakat tidak memperparah situasi dengan jadi ‘kompor’ di media sosial. “Banyak bertebaran info bahkan foto lama di media sosial dan itu hoaks,” pintanya.

Baca Juga: Gebyar PAUD Insan Masagena 2021, Plt Gubernur Sulsel Hadir Berbaur dan Menghibur Anak-anak

Sudirman mengkhawatir, sebab mahasiswa tersebut nantinya akan melanjutkan pendidikan pun pekerjaan. Takutnya, anggota organda yang tak ada sangkut pautnya, jadi daftar hitam di beberapa perusahaan.

“Para orang tua sudah di pertemukan beserta keluarganya. Mereka lebih khawatir anaknya nanti tidak diterima bekerja di perusahaan jika terus disangkutpautkan konflik seperti ini,” tandasnya.

Baca Juga: Vonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta Subsider Dua Bulan Untuk Edy Rahmat dalam Kasus Suap Nurdin Abdullah

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana menyampaikan, bahwa pertemuan dalam rangka untuk menyelesaikan permasalahan ataupun kasus yang terjadi jadi ke depan. “Kita tentu serius dalam mendalami kasus ini apalagi sampai terjadi korban. kami akan terus mengusut kasus ini secara serius,” tambahnya.

Sebelumnya, Rapat Koordinasi inisiatif Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin 29 November 2021. Dihadiri oleh Kapolda Sulsel, Kasdam Hasanuddin, Bupati Luwu, Walikota Palopo, Asisten 1 Pemkab Bone, Sekda Makassar, Rektor UIN Alauddin Makassar, organisasi masyarakat dan kepemudaan dari Luwu Raya dan Bone. (cr/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button