Trending

Kena Peluru Nyasar Lansia di Makassar Mengaku Perutnya Terasa Terbakar

MAKASSAR, BERANDANEWS.NET – Seorang wanita lanjut usia atau lansia makassar menjadi korban peluru nyasar. Namanya, Hasnah (75).

Lansia Makassar korban peluru nyasar mengaku tubuhnya merasa seperti terbakar.

Bagian perut korban juga mengeluarkan darah akibat peluru nyasar.

“Kayak (seperti) terbakar di sini. Jadi saya gosok dan terkupas ki dan berdarah dan panas,” ujar Hasnah mengutip detikSulsel, Rabu (6/4/2022).

Hasnah juga mengatakan, dia sedang berbaring di kamarnya. Tak lama kemudian, korban mendengar suara letusan yang dia anggap bunyi petasan.

“Saya baru mau bangun. Iya (saya masih baring) baring, saya dengar petasan tidak lama sakit beginiku (di bagian perut). Ternyata dikena (peluru nyasar),” ujar Hasnah.

Menurut Hasnah, suara letusan yang ternyata bunyi tembakan peluru nyasar itu terdengar satu kali. Selanjutnya atap rumah korban bocor.

“Bunyi satu kali di atas atap. Atas rumah dan lubang. Tidak, hanya meleset (dari perut) lalu bangun lihat peluru di samping tempat tidur. Hanya tergores dan jatuh ke samping saya,” kata Hasnah.

Meski hanya tergores, perut Hasnah tetap berdarah dan korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Menurut korban, peluru nyasar itu memiliki model memanjang.

“Model (pelurunya) memanjang. Panjangnya sekitar 2 mm. Tidak (menancap). Hanya meleset. Jadi saya bangun, itu peluru ada di samping saya tapi saya belum tahu saya dikena ini (peluru). Saya kasih lihat ke cucu, apa ini? Eh pedismi di sini ku (perut kanan),” katanya.

Kini, pihak kepolisian telah turun tangan melakukan penyelidikan terhadap kasus peluru nyasar. Polisi juga telah melakukan olah TKP.

“Itu pelurunya diambil sama polisi tadi siang,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, nasib tragis menimpa korban Hasnah usai perutnya terkena peluru nyasar di Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Insiden ini terjadi ketika dirinya hendak bangun sahur.

“Benar, ada kejadian (lansia kena peluru nyasar),” kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, Rabu (6/4).

Insiden ini terjadi di rumahnya di Jalan Singa, Kelurahan Bonto Biraeng, sekitar pukul 03.40 Wita, Rabu (6/4). Saat itu Hasnah masih terbaring di tempat tidurnya.

Tidak lama kemudian, Hasnah mendengar suara letusan dan disusul dengan bunyi di atap rumahnya. Setelahnya dia merasakan sakit di perutnya di sebelah kanan, hingga kaget tubuhnya berlumuran darah.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Lando.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button